Belajar dari Malam dan Gelap

Malam dan Gelap


Malam adalah waktu setelah matahari terbenam hingga matahari terbit. (KBBI, Wikipedia)

Malam juga dapat didefinisikan sebagai suatu masa (waktu) di mana sebuah tempat sedang berada pada posisi yang tidak berhadapan dengan matahari, dan oleh karenanya menjadi gelap.

Pada saat belahan planet bumi sedang mengalami waktu malam hari ini, belahan lainnya akan mengalami waktu siang hari.

Malam hari kadang-kadang didefinisikan sebagai waktu antara tenggelamnya Matahari di ufuk (horizon) sebelah barat sampai munculnya matahari di ufuk sebelah timur pada keesokan harinya. (Wikipedia).

Dalam bahasa Arab disebut الليل (al-lailu) terdapat didalam Al-Quran dalam 65 ayat. Berbicara tentang malam, maka itu akan menyinggung matahari, bulan dan bumi serta rotasinya.

Siang dan malam terjadi karena bumi berputar pada porosnya (berotasi) dan berputar mengelilingi matahari. Pada malam hari akan terlihat Bulan dan Bintang-bintang.

Pernahkah Anda berfikir melihat begitu teraturnya BUMI mengelilingi MATAHARI, BULAN mengelilingi BUMI serta berputarnya BUMI pada sumbunya (berotasi) ?

Siapakah yang mengatur semua ini sehingga berjalan dan berputar secara teratur ?

Adakah ILMUWAN ? atau orang KAYA, atau yang GAGAH dan RUPAWAN, atau Negara dan Wilayah yang MAJU dan KUAT yang melakukan itu ?

Sampai saat ini tidak ada satu orang pun atau bahkan banyak sekalipun yang mengaku menjalankan dan bisa mengatur silih bergantinya siang dan malam.

Tidak yang paling KUAT, yang paling KAYA, yang paling GAGAH, CANTIK dan TAMPAN. Tidak para RAJA dan PENGUASA sekalipun. Mereka semua ternyata tidak ada yang bisa melakukan itu dengan segala apa yang dibanggakannya.

Tidak ada satu Negara pun atau bahkan SEMUA Makhluk di bumi ini sekalipun bersatu untuk menggerakkan bumi walau hanya 1 meter apalagi membuat bumi berputar.

Bukankah yang menggerakkannya MAHA KUAT dan MAHA KUASA ?
Bukan hanya menggerakkan 1 km tapi berputar terus menerus.

Bukan hanya itu, dibuatnya MATAHARI bersinar dan tidak berhenti bersinar. Agar malam dan siang silih berganti, untuk keberlangsungan kehidupan manusia.

Bukankah Siang dan Malam itu ada karena adanya MATAHARI yang bersinar terus menerus ? Dan itu atas kehendak Allah.

Bukankah Siang dan Malam itu ada karena BUMI berputar pada porosnya ? Dan itu atas kuasa Allah.

Bukankah Siang dan Malam itu ada karena BUMI berputar mengelilingi MATAHARI ? Dan itu hanya karena Allah.

Bukankah Siang dan Malam itu ada adalah bukti Keagungan dan Kekuasaan Allah ? Allahu Akbar.

قُلۡ أَرَءَيۡتُمۡ

إِن جَعَلَ ٱللَّهُ عَلَيۡكُمُ

ٱلَّيۡلَ سَرۡمَدًا إِلَىٰ يَوۡمِ ٱلۡقِيَٰمَةِ

مَنۡ إِلَٰهٌ غَيۡرُ ٱللَّهِ

 يَأۡتِيكُم بِضِيَآءٍۚ أَفَلَا تَسۡمَعُونَ

"Terangkanlah kepadaku, jika Allah menjadikan untukmu malam itu terus menerus sampai hari kiamat, siapakah Tuhan selain Allah yang akan mendatangkan sinar terang kepadamu? Maka apakah kamu tidak mendengar ?"
(Al-Qosos : 71)

Lalu, nikmat Allah yang manakah (lagi) yang kita ingkari ?

وَهُوَ ٱلَّذِي جَعَلَ ٱلَّيۡلَ

وَٱلنَّهَارَ خِلۡفَةٗ

 لِّمَنۡ أَرَادَ أَن يَذَّكَّرَ

أَوۡ أَرَادَ شُكُورٗا

Dan Dia (pula) yang menjadikan malam dan siang silih berganti bagi orang yang ingin mengambil pelajaran atau orang yang ingin bersyukur.
(Al-Furqon : 62)

Kalau begitu,...

Bukankah Allah Yang Maha Agung dan Maha Kuasa lebih pantas kita SEMBAH ?

Bukankah Allah yang Maha Menciptakan semua itu lebih pantas kita TAATI ?

Bukankah Allah yang Maha Menjalankan serta Membuat semua itu teratur lebih pantas kita PATUHI ?

Bukankah Allah yang Maha Menjadikan Siang dan Malam itu silih berganti lebih pantas kita AMBIL dan PATUHI aturanNya ?
       
========<>========
MAJELIS CINTA QURAN

0 comments:

Post a Comment