Terima Kasih - IBU


Terima Kasih


Mungkin itulah ungkapan yang paling pantas kita ucapkan bila mengingat kebaikan dan ketulusan orang tua kita (terutama ibu).

Bagaimana tidak, sejak mengandung, melahirkan, menyusui hingga merawat dan mengasuh anaknya seorang ibu tidak pernah meminta balasan atau upah dari semua itu.

Malam tidak bisa tidur, pagi bangun lebih awal, menggantikan pakaian, menyiapkan makan dan seterusnya.

Raut mukanya mungkin sudah keriput saat Anda kini beranjak dewasa dan berkeluarga.

Pernahkah Anda mengucapkan terima kasih kepada mereka (Ayah dan Ibu Anda) ? Ucapkanlah kepada mereka berkali-kali dan sebanyak-banyaknya.

Bagi Anda yang jauh dengan mereka, angkatlah telepon dan ucapkan salam kepada mereka, tanyakan kabarnya dan ucapkan terima kasih.

Apa respon mereka ?

Mungkin yang akan Anda dengar adalah isak tangis dan deraian air mata yang mengalir dari Ibu dan Ayah Anda. "Ibu baik-baik saja nak, kamu bagaimana sehat kan ?" perhatikanlah kalimat terakhirnya.

Allah berfirman :

وَوَصَّيۡنَا ٱلۡإِنسَٰنَ بِوَٰلِدَيۡهِ

Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya;

حَمَلَتۡهُ أُمُّهُۥ وَهۡنًا عَلَىٰ وَهۡنٖ

ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah,

وَفِصَٰلُهُۥ فِي عَامَيۡنِ

dan menyapihnya dalam dua tahun.

أَنِ ٱشۡكُرۡ لِي وَلِوَٰلِدَيۡكَ إِلَيَّ ٱلۡمَصِيرُ ١٤

Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepadaKu-lah kalian kembali. (31:14)

Perhatikanlah betapa lembutnya dan Maha Baiknya Allah kepada orang tua kita. Allah mengajari kita berbuat lembut kepada kedua orang tua kita dengan sebaik-baik akhlaq, prilaku dan perbuatan.

Maka perhatikanlah,

Mengapa kita harus berbuat baik dan menghormati kedua orang tua kita ? Ya, karena kita diperintahkan Allah berbuat demikian kepada mereka.

Lebih detail Allah menyebutkan karena jasa dan perbuatan baik mereka kepada kita yang telah menjaga kita dengan kasih sayangnya sejak dalam kandungan yang semakin berat hingga menyusui (sebagaimana dalam tekstual ayat) dan seterusnya hingga kita besar dan dewasa, menyiapkan makan untuk kita dan seterusnya.

Sekarang perhatikanlah apa yang dilakukan Allah kepada hambanya bahkan semua makhluk ciptaanNya. Semua manusia bukan hanya Anda, tapi juga ibu Anda bahkan banyak Ibu dan banyak lagi manusia, bahkan selain manusia juga hewan dan binatang lain.

Dia sediakan bumi untuk kita tinggali, dibangunNya langit yang tinggi tanpa tiang sebagai atap untuk kita.

DiturunkanNya hujan agar ditumbuhkanNya buah-buahan dan tanaman lain sebagai makanan yang sehat dan segar untuk kita.

DipancangkanNya gunung agar Bumi tidak menggoyang kita, dialirkanNya air sebagai sumber kehidupan untuk kita.

Tidakkah pantas kita berterima kasih dan bersyukur kepadaNya ?

Bukankah adanya Ibu dan Ayah yang telah merawat kita juga adalah ketentuan Allah yang dianugerahkannya untuk kita ?

Bukankah makanan yang disiapkan orang tua kita juga adalah nikmat yang disediakan Allah untuk semua manusia ?

Dan perlu diingat bahwa fasilitas dan pemberian Allah tadi disediakanNya untuk semua makhlukNya baik yang taat maupun yang berpaling dari petunjukNya.

Ya karena Dia tidak butuh kita, tidak butuh ibadah dan ketaatan kita. Tapi kitalah yang butuh makan dan minum, butuh yang merawat dan mengasuh dan seterusnya. Butuh Oksigen dan Jantung serta organ tubuh lainnya agar hidup kita tetap berlangsung dan kita butuh makanan.

Segala Puji Hanya untukMu ya Allah (Alhamdulillahi Rabbil 'alamin)

Jadikanlah kami hamba-hambaMu yang pandai mensyukuri nikmatMu dan mentaati segala perintahMu juga petunjuk utusanMu Muhammad SAW. Amin

0 comments:

Post a Comment